Sunday, January 25, 2026

Teman

Dunia semakin tua, semakin lama semakin aneh, semakin sempit, semua semakin sedikit. Hadirmu wahai teman, yang bersedia duduk bareng walo sempit, berbagi dlm banyak maupun sedikit, saling memguatkan dalam sedih dan sakit, tertawa bareng dlm kebahagiaan yg sering kali sangat sederhana. Hadirmu adalah bentuk sayang dari yg Maha kepada hambanya ini. hingga tak terasa sempitnya, keringnya, sedikitnya, sakitnya dunia. Bersisa bahagia dengan sederhananya yg menyejukkan. 


Uhibbukum Fillah. 


Ahad paing - Perjalanan pulang ikut mobil carteran dalam kewaregan

Thursday, December 17, 2009

back from nowhere

Wah.. mbuh ini penyakit males nulis begini luama nempel. Ini lagi pingin start nulis lagi.. ehh lhakok malah ketemu tampilan blogku amburadul ndak karuan.. byuh... muales lagi, yaudah start dengan mengganti templatenya dulu bias nggak keliatan amburadul.. ehhh dasar dah lama gak pegang blogger, main timpa aja, ilang deh semua aplikasi tambahan... gak papa lah.. start the new one by zero.

Tuesday, June 23, 2009

Penomena yang nggilani

"Ada yang bisa dibantu ?" pertanyaan itu kayaknya mancep banget di mulutku sekarang. Mungkin kalaupun aku sakit dan dalam keadaan panas tinggi kalimat itu akan menjadi igauan paporitku… naudzubillah.. wong angan2 wae kok sakit loh. Setiap hari aku keliling menjajakan jasa, dari meja satu ke meja lainnya. tapi tidak satupun yang menginginkan jasaku. Melankolis toh... Aku sangat nganggur akhir2 ini, dalam proses menunggu proyek start. Dan bukankah aku sudah pernah menulis, bahwa aku akan menjadi sangat sadis kalau aku lagi nganggur. Dan ini, karena tidak berada di lingkungan yang tepat, yang seharusnya sadis menjadi melas (aku jadi curiga atasanku sengaja menyimpanku disini karena sudah tau kalau aku akan nganggur dan tidak kuasa melihat kesadisanku).

Koleksi resep sudah menggunung, kompas dan detik sudah mboseni (karena sudah semua artikel aku baca), google sudah terasa kaspo, parahnya lagi MP3 sudah berhasil membuatku neg. waduh.. bener2 fenomena nggilani. Jadi bisakah anda bayangkan apa yang hobi aku lakukan kini ? jari2 kiri stay di huruf A S D F [Space], tangan kanan pegang mouse.. punggung tegak, mata terpusat ke satu titik kecil di monitor, tidak ada yang bergerak.. persis seperti di pause... sesekali digerakkan kalau ada email masuk. Dan sekarang ini saja waktu nulis di blog.. huwaaahhh...save meee……

Thursday, June 18, 2009

MyPersonality.info Badge

Click to view my Personality Profile page

Monday, May 11, 2009

Tempoh hari tentang wayang

Waktunya adalah sekitaran kepulangan saya sebelum kepulangan saya yang terakhir, nah bingung membayangkan kan ?? ambil simple saja, bayangkan saya lagi di kampung waktu itu, ya memang saya lagi di kampung hehehe.. akan hal kenapa saya di kampung waktu itu ya ndak usah dijlentrehkan karena saya akan menjlentrehkan hal yang lain.

Waktu itu musim buwuhan di kampung, kenapa buwuhan entah itu mantu atau nyunatkan ada musimnya, ya karena orang jawa mempunyai ilmu yang sama dalam hal menentukan hari baik untuk ewuh. Nah karena fenomena ini, buwuhan itu jadi numpuk di beberapa bulan saja, dimana banyak orang jadi manyun karena pengeluaran ekstra yang harus dikeluarkan untuk meramaikan musim buwuhan ini.

Pada saat itu, bapak saya baru dateng dari buwuh ke rumah koleganya di sebrang desa, yang konon menanggap kesenian wayang untuk meramaikan bolehnya punya ewuh menyunatkan. Yakin diantara temen2 seumuran saya sudah tidak ngeh lagi tentang kesenian ini. Lah dateng-dateng bapak rerasan begini “orane.. aku kok bingung ngeliat wayang tadi itu, apa susunan wayang moderen itu sudah berubah ya ??” loh berubah gimana toh pikirku… beliau bilang lagi “lha seingatku dulu itu susunan bolehnya nancepkan wayang itu rak satrio (tokoh baik) semua dijajar di sebelah kanan dalang.. lha trus buto (tokoh jahat) dijajar berderet di sebelah kiri dalang. Lha tadi itu kok aneh, diujung2 buto semua, lha satrionya ditata nyempil sampe susah nemuinnya”.. hehe saya sendiri gak jelas bagaimana seharusnya susunan itu, apakah memang susunan itu ada pakemnya atau bapak saya sekedar lupa saja tentang susunan wayang yang bener. Waktu itu saya hanya asal jawab saja “lha mungkin susunan wayang itu ya untuk mengikuti jaman juga Pak.. trendnya sekarang bagaimana gitu”.